Wednesday, 25 May 2016

Gubernur Lantik Pengurus Dewan Kesenian Aceh

Gubernur Lantik Pengurus Dewan Kesenian Aceh 

  Gubernur Aceh, Zaini Abdullah melantik pengurus Dewan Kesenian Aceh (DKA) periode 2014-2019 di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh di Banda Aceh, Selasa (24/5) malam. Selain Gubernur, pelantikan DKA juga dihadiri oleh Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhaythar, Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda, para seniman, dan tokoh masyarakat lainnya.

Adapun pengurus DKA yang dilantik adalah, Nur Maida sebagai ketua, Chairul Anwar sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Lisma Rahmi SH sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi, Maiwan Syah Putra Wakil Ketua Bidang Program, Ahmad Mirza Safwandi Wakil Ketua Bidang Humas dan Infokom, Lilawati Sekretaris, Nurul Wahyuni Wakil Sekretaris, Warlisda Bendahara, Herman Wakil Bendehara, serta sejumlah pengurus koordinator dan komite lainnya.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam sambutannya mengatakan, hadirnya DKA di Aceh harus menjadi wadah para pelaku seni untuk memajukan seni yang ada di daerah Aceh. “Semangat berkesenian Aceh sangat tinggi, karena itu perlu pembinaan dan dukungan yang terus menerus agar tata kelolanya berjalan dengan baik. Saya berharap DKA bisa mengkoordinasi ini semua, melalui berbagai aktivitas, kreativitas, dan manajemen seni yang baik,” kata Zaini Abdullah.

Zaini juga menyebutkan, saat ini banyak masyarakat di luar Aceh yang begitu tertarik dengan kesenian Aceh hingga mempelajari dan mementaskannya. Namun ia tak menampik, ada sebagian generasi muda di Aceh yang cenderung menganggap seni tradisional sudah ketinggalan zaman, bahkan lebih tertarik dengan tayangan televisi yang menyuguhkan kesenian seni modern. “Dalam kondisi ini kita butuh motor untuk mendorong agar seni lokal dapat berdaulat di daerah sendiri, kuncinya pada kita semua dan DKA harus berperan. Sementara tugas pemerintah bersifat memfasilitasi untuk mendorong, selamat atas pelantikan ini, semoga kesenian Aceh semakin berjaya,” pungkas Zaini.

Sementara itu, Ketua DKA periode 2014-2019, Nur Maida dalam sambutannya mengatakan, Aceh memiliki nilai keistimewaan dalam dunia kesenian. Oleh karena itu, Nur Maida mengajak semua pihak termasuk pemerintah fokus dalam mengembangkan kesenian di Aceh. “DKA bekepentingan dalam mengembangkan nilai kesenian di Aceh, selama ini terkesan bahwa kesenian dinomor belakangkan. Jadi ke depan, kita mohon Pemerintah Aceh bisa bersama dengan DKA dan para seniman untuk mengembangkan nilai kesenian di Aceh,” pungkas Nur Maida.
 
 Dalam kegiatan pelantikan tadi malam, DKA juga menyerahkan piagam penghargaan kepada tujuh penggarap Seni Pertunjukan Cut Nyak. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah disaksikan Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhaythar, Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda, dan pengurus DKA.

0 comments:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html